Sentimen positif tersebut berhasil mengalahkan sentimen negatif yang datang dari laporan inflasi China untuk bulan Juni lalu yang dikabarkan mengalami kenaikan 0,6% menjadi 2,7% (y/y). Kenaikan inflasi tersebut dipicu oleh imbas kenaikan harga minyak mentah global selama bulan Juni.
Dan pada perdagangan elektronik LME hari ini harga tembaga berjangka tampak mengalami penurunan yang cukup signifikan (10/07). Harga komoditas logam ini terpukul melemah untuk dua hari berturut-turut setelah rilis data dari China kembali menunjukkan ekonomi yang sedang bermasalah. Pasar ketakutan bahwa melambatnya ekonomi China akan mengakibatkan turunnya permintaan terhadap komoditas.
Pengetatan likuiditas di China telah menimbulkan kepanikan psikologis di pasar. Para investor saat ini sedang mengamati kondisi ekonomi China yang kurang mumpuni. Data terbaru menunjukkan bahwa ekspor dan impor dari negara ini mengalami penurunan di bulan Juni. Ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi di China memang masih lesu.
Harga tembaga berjangka untuk kontrak pengiriman tiga bulan ke depan di LME mengalami penurunan sebesar 0.4 persen hari ini. Harga tembaga LME tersebut diperdagangkan pada posisi 6704.75 dollar per metric ton. Harga tembaga ini sempat anjlok ke level 6671.75 dollar kemarin, terendah sejak tanggal 28 Juni lalu.
Harga tembaga berjangka untuk kontrak November di Shanghai Futures Exchange mengalami penurunan sebesar 1.5 persen dan diperdagangkan pada posisi 48200 yuan per ton. Harga tembaga Comex mengalami penurunan sebesar 0.8 persen dan berada di level 3.0405 dollar per pon.
Harga logam industri lain juga ikutan mengalami penurunan. Harga seng berjangka mengalami penurunan sebesar 0.5 persen dan ditransaksikan pada posisi 1859 dollar per ton.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga tembaga berjangka LME pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami kenaikan terbatas. Harga tembaga berjangka ini diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 6650 - 6800.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar